Beranda Sumsel Muaraenim Abaikan Pergub, Angkutan Batubara Masih Gunakan Jalan Umum

Abaikan Pergub, Angkutan Batubara Masih Gunakan Jalan Umum

0

SUMSELNEWS – Sungguh miris “Peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Nomor 74 Tahun 2018 tentang pencabutan Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 23 Tahun 2012 tentang Tata Cara pengangkutan batubara.

Didalam Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 74 Tahun 2018, Menegaskan agar seluruh angkutan batubara dari Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim untuk mengalihkan semua angkutan batubaranya agar jangan menggunakan jalan umum, atau harus mengalihkan angkutan batubaranya menggunakan jalan khusus atau menggunakan kereta api.

Bahkan kebijakan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan ini sangat diapresiasi oleh Menteri Perhubungan RI belum lama ini. Dikatakannya kalau Pemerintah sudah banyak memberikan kelonggaran. Sebab mereka sudah memberikan waktu yang panjang sekali untuk membuat jalan khusus sendiri. Selama ini Pemerintah diakuinya juga sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk perbaikan-perbaikan, belum lagi dampak kemacetan, korban jiwa dan dampak dampak lainnya.

Atas dasar itu pula dia meminta para pengusaha batubara agar menggunakan jalan khusus sebagaimana peraturan. Paparnya.

Namun sepertinya peraturan ini masih dipandang sebelah mata oleh para pengusaha dan transportir angkutan batubara. Setiap hari diduga masih saja ada angkutan batubara kucing kucingan menggunakan jalan umum dengan bermacam modus untuk mengelabuhi penegak peraturan.

Dari informasi yang didapat, ada dugaan angkutan batubara menggunakan jalan umum masih saja ditemui, bahkan yang terjadi sekarang ini, untuk mengelabuhi petugas, angkutan batubara dengan menggunakan kenderaan besar tronton dengan memanipulasi DO, seolah olah yang diangkut bukan batubara.

Atas kejadian ini, banyak dikritisi masyarakat didunia medsos. Diantaranya dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI), Darmadi Suhaimi.

Terkait masih adanya angkutan batubara menggunakan jalan umum, diakun facebooknya, Darmadi Suhaimi menyampaikan keluhannya kepada Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H Herman Deru.

” Yth. Bp H. Herman Deru. Gubernur Sumatera Selatan. Mohon di tindak tegas angkutan batubara yang tidak mengindahkan keputusan Pak Gubernur tentang larangan menggunakan jalan umum (harus jalan khusus). Mereka sama saja dengan tidak menghormati pemerintah alias melecehkan Pak Gubernur. #Herman_Deru
#Gubernur_SumateraSelatan
Begitu yang tulis Darmadi Suhaimi, Jum’at (30/11/2018)

Ada 63 komentar warganet di status facebook ini. Bahkan Darmadi Suhaimi menjawab komentar warganet, dia sangat menyesali tata kelolah Pemerintahan atas pelanggaran ini.

” Saya sedih melihat kondisi tata kelolah pemerintah yang seperti ini ” Ujar Darmadi. (Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here