Home Muba Jemput Bola, Disdukcapil Muba Data dan Rekam Penyandang Disabilitas

Jemput Bola, Disdukcapil Muba Data dan Rekam Penyandang Disabilitas

SEKAYU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muba mulai melakukan pendataan dengan menyisir setiap Kecamatan untuk dilakukan perekaman.Hal ini dilakukan agar semua para penyandang diasabilitas di Muba yang berusian 17 tahun ke atas dipastiakan sudah memiliki identitas KTP-el.

Kepala dinas Disdukcapil Muba Asmarani melalui Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Muhammad Soleh Iqbal
mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan perekaman terhadap para penyadang disabilitas di Kecamatan Tungkal Jaya.

Setelah berkordinasi dengan pihak Kecamatan dan Kepala Desa, tim dari Disdukcapil langsung melakukan perekaman terhadap 10 orang warga penyandang disabilitas.

“kami memberi perhatian khusus terhadap warga penyandang disabilitas.Para penyadang disabilitas menjadi prioritas ketika tim kami turun untuk melakukan jemput bola.Tekhnisnya tim langsung
mendatangi kediaman penyandang disabilitas untuk merekam data KTP-el langsung di tempat dengan didampingi keluarga.”Kata Iqbal,Senin (24/6).

Dikatakanya, para penyandang disabilitas bukan jadi alasan bagi seseorang untuk tidak memiliki KTP-el. Karena mereka memiliki keterbatasan, maka pihaknya yang berusaha jemput bola dengan mendatangi tempat tinggalnya.

“Sudah kami mulai mendatangi rumah-rumah mereka. Ternyata sambutannya sangat positif, pihak keluarga terlihat gembira,” ujarnya.

Dia menjelaskan, KTP-el merupakan identitas resmi dan harus dimiliki oleh setiap penduduk yang telah mencapai usia wajib KTP-el yaitu berusia 17 tahun ke atas atau telah menikah. Tanpa terkecuali penyandang disabilitas yang tetap harus memiliki KTP-el

“Karena begitu pentingnya KTP-el ini, maka kami mendatangi mereka yang belum memilikinya.Untuk saat ini disdukcapil belum memiliki data pasti berapa jumlah penyandang disabilitas yang ada di Muba.Namun kami sudah melakukan kordinasi ke berbagai pihak untuk memberikan informasi data para disabilitas,” cetusnya.

Lanjut Iqbal, pihaknya akan terus melakukan pendataan kepada para penyandang disabalitas tersebut.Dari itu pihaknya mengimbau agar pihak terkait seperti dinas Sosial, maupun pihak lainya bisa membantu memberikan data atau menginformasikan kepada Disdukcapil jika ada warga penyandang disabilitas yang usianya sudah 17 tahun keatas yang belum melakukan perkaman.

“Agar mempermudah kerja disdukcapil saat melakukan pendataan dan menyisir para penyadang disabilitas di Muba kami imbau agar masing-masing Pihak pemerintah Kecamatan dan kepala Desa atau masyarakat memberikan informasi kepada disdukcapil Muba. Perhatian khusus kepada para penyandang disabilitas ini tidak hanya untuk perekaman saja, Namun jika ada warga diasabilitas yang belum akte kelahiran ataupun dokumen penting yang berkaitan data kependudukan kami siap melakukan jemput bola”tukasnya.


Kirim dari Fast Notepad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here