Home Baturaja Kadinkes OKU Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Mengkonsumsi Air Sungai

Kadinkes OKU Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Mengkonsumsi Air Sungai

SumselNews.com BATURAJA – Untuk mencegah ancaman penyakit pada musim kemarau dan perubahan cuaca saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengingatkan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi air sungai.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU H. Suharmasto pada Selasa (19/9).

Menurutnya, akibat musim kemarau saat ini, masyarakat termasuk anak dan balita sangat rentan terserang berbagai penyakit berbahaya seperti diare, ispa, hingga flu dan demam. Sebaliknya saat pergantian musim kepenghujan, ancaman serangan penyakit seperti malaria hingga demam berdarah dengue (DBD) yang harus diwaspadai masyarakat.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami belum menerima adanya laporan mengenai korban yang serius apalagi sampai meninggal dunia akibat penyakit tersebut,,”katanya.

Ini karena tidak terlepas dari kerja keras petugas kami di UPTD dan puskesmas yang selalu mengingatkan dan menghimbau masyarakat untuk berperilaku hidup sehat,” salah satunya tidak menggunakan air sungai untuk dimasak dan diminum kecuali hanya umtuk mandi atau mencuci,”jelas Suharmasto.

Larangan untuk mengkonsumsi air sungai untuk keperluan memasak dan minum tambah Masto, dikarenakan saat musim kemarau tingkat debit air lebih menurun dan berdampak akan banyaknya bibit kuman atau penyakit yang muncul dan naik kepermukaan. Termasuk kualitas air sungai yang kontor dan keruh, sehingga rentan dan bahaya jika dikonsumsi manusia.

Selain itu,  Suharmasto mengaku, pihaknya telah mensiagakan petugas kesehatan di seluruh puskesmas untuk mencegah terjadinya wabah penyakit saat pergantian musim atau cuaca seperti saat ini.

“Saya saat ini lebih fokus kepada soal ancaman serangan penyakit pasca pergantian musim termasuk soal kebersihan air dan sanitasi lingkungan. Karena persoalan ini sangat vital,” pungkasnya. (Ita).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here