Home Lahat Warga Desa Ulak pandan Mengecek Lokasi Tanah Himbe, Yang Diduga Telah Rusak

Warga Desa Ulak pandan Mengecek Lokasi Tanah Himbe, Yang Diduga Telah Rusak

Sumselnews.com LAHAT—-Rombongan pemerintah Desa, BPD, Lembaga Adat, LPM, Karang Taruna dan Unsur masyarakat Desa Ulak Pandan, beramai-ramai mengecek lokasi tanah adat himbe kemulau yang diduga sudah di rusak perusahaan PT. BAU, karena itu adalah tanah kami, Maka kami ingin memastikan bahwa tanah adat peninggalan leluhur kami itu. Ujar Amat Tarmizi Selaku BPD menjelaskan

Setelah dicek sangat miris lokasi pemakaman Puyang Selake Rejang dan pemakaman keluarganya di ulu tulung ayiek timbean yang selama ini disakralkan masyarakat sudah rata dengan tanah, Puyang Selake itulah leluhur yang menjaga dan mewariskan Himbe adat Itu ke pada kami. Jadi wajar kalau itu harus dijaga dan dilestarikan.
belum lagi hutannya sudah gundul dan rata.

” Jadi kami berharap jangan ada lagi aktifitas perusahaan, karena lahan ini masih sengketa. Karena kalau mereka masih beroperasi mereka merampas tanah leluhur kami, mereka harus tanggung jawab atas penghilangan makam leluhur kami yang mereka rusak,

Mereka Telah timbun dan entah dimana makam itu sekarang, kami pun tidak mengetahuinya, Karna Sudah Rata Tertimbun Tanah,
Ini sudah keterlaluan ujar Lukman Selaku Lembaga Adat menjelaskan

” Evan Yusuf Selaku Masyarakat dan Perangkat Desa Menuturkan,” Jangan sampai masyarakat semakin banyak ke sini, jangan sampai kami masyarakat bertindak, karena ini sudah bicara perampasan,

Apalagi saat kami kelokasi tadi rupanya PT. BAU ada jadwal pelaksanaan akan Blasting (Peladakan)
dengan alasan exploitasi. Itu pun lagi-lagi tanpa pemberitahuan, sosialisasi saja tidak perna tau, taunya mau blasting. sengketa lahan saja belum selesai, ditambah akan meledakan (blasting) ini jelas sangat merugikan kami,” Tuturnya Evan Yusup, (Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here