Beranda Sumsel Prabumulih Lurah Imbau RT/RW Jangan Ikut Poliltik Praktis

Lurah Imbau RT/RW Jangan Ikut Poliltik Praktis

0

PRABUMULIH, SUMSELNEWS.COM – Bukan hanya Sekretaris Daerah (Sekda) Prabumulih, M Kowi S Sos MSI yang menghimbau agar para Aparatur Sipil Negera (ASN) dilarang untuk ikut berpolitik praktis dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota atau Wakil Walikota dan Gubernur/Wakil Guberbur.

Tak terkecuali larangan ASN/ PNS tersebut juga disampaikan sejumlah lurah yang berada di Kecamatan Prabumulih Utara.
“RT/RW sudah kita pesankan supaya tak mengikuti politik praktis dalam pesta demokrasi pilkada nanti,” ujar Lurah Wonosari, Arfendi Anwar, ketika dibincangi Sumselnews di kantornya, Rabu (28/2/2018).

Dimana tujuan dari pihaknya agar RT/RW tersebut bersikeras tak ikut didalamnya. Yakni, demi menciptakan kesuksesan dan kelancaran jalannya pesta demokrasi itu sendiri.
“Biarlah mereka (warga, red) kita sendiri yang menentukan hak mata pilihnya. Jangan diarah atau pun sebalik yang lainnya. Sehingga terciptalah demokrasi yang kondusif,” jelasnya jumlah mata pilih di wilayahnya mencapai 800 lebih berasal dari 29 RT dan 10 RW.

Hal serupa disampaikan Lurah Anak Petai M Daud SH terkait soal belasan PNS/ASN di kantornya jangan hingga terlibat langsung dalam pesta Pilkada baik selaku tim sukses dan maupun yang lain sebagainya.
“Hal ini sudah kita desakan kepada sebanyak 9 RT dan 3 RW kami,” ungkapnya meskipun dirinya belum lama ini baru diangkat pemerintah menjabat sebagai orang nomor satu di kelurahan tersebut.

Jika hal tersebut sampai terjadi dan terbukti yang bersangkutan bersalah. Siap -siaplah yang bersangkutan tersebut.
“Akan diproses oleh pemerintah sesuai dengan aturan yang berlaku. Jangan kan buat berphoto, mengelik pasangan calon (pasalon) saja di media sosial itu dinilai sudah salah,” terangnya.
“Yang penting tugas dari kita selaku pemerintah disini. Cuma mengajak atau mengingkatkan warga berpartisipasi datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna menyalurkan hak suara mereka. Bukan mengarahkan memilih satu paslon maupun kotak kosong,” tegasnya. (Bakron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here