Ogan Ilir

Komisi I DPRD OI, Pertanyakan Dana Pembentukan Panitia Pilkades Serentak

Ogan Ilir – Setelah resmi di launching pelaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang akan dilaksanakan pada bulan oktober mendatang.

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab OI, nampaknya kembali mempertanyakan kesiapan penyelenggaraannya kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD), kali ini terkait dana pembentukan panitia pilkades serentak di setiap desa yang belum ada anggarannya.

Dalam Rapat kordinasi komisi I DPRD OI yang berlangsung tertutup bersama mitra kerja Rabu (27/7). Dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST, Ketua Komisi I, Endang Pu Ishak, Wakil Ketua Kusharyadi Alun, Sekretaris Pathul jaya dan anggota komisi I, Kepala BPMD OI Syamrowi, Asisten I dan Bagian Keuangan Pemkab OI.

Menurut Arhandi TB anggota Badan Anggaran DPRD OI, dalam rapat itu dihasilkan bahwa akan ada dana tambahan atau talangan Pemkab OI, untuk biaya pembentukan panitia Pilkades seretak setiap desanya dan dana pengadaan alat tulis kantor (ATK) yang ditotal membutuhkan dana sebesar Rp 2,2 Miliar.

” Penambahan anggaran itu akan dibagi secara proposional ke 175 desa , dengan harapan pihak panitia pelaksana tidak akan membebani atau memungut lagi biaya kepada para calon kades yang ikut berkompetisi di Pilkades serentak karena sudah ditanggung melalui APBD OI, kecuali lain halnya jika calon kades itu secara sukarela dan ikhlas memberikan sumbangan dana,” jelasnya.

Sementara itu terpisah, Plt Bupati Ogan Ilir (OI) H Ilyas Panji Pemilihan kades merupakan sarana pemersatu masyarakat dan bukan untuk terpecah belah. Sehingga melalui pelaksanaan pilkades serentak ini, dapat menghasilkan pemimpin yang suri tauladan yang dapat memajukan pembangunan desa di Kabupaten OI.

Dari total 241 desa, lanjut Ilyas, sebanyak 175 desa yang tersebar di-16 kecamatan dalam lingkungan Kabupaten OI dijadwalkan akan menyelenggarakan pelaksanaan pilkades serentak pada 12 Oktober mendatang.

Karena itu Pemkab OI bersama DPRD dari jauh-jauh hari sudah mulai mengganggarkan dana puluhan miliar untuk menyukseskan pelaksanaan pilkades di-175 desa, termasuk juga persiapan pembekalan terhadap panitia peserta dari unsur tenaga pemantau, perangkat desa serta camat.

“Kita juga akan melibatkan unsur vertikal dalam hal ini, pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OI yang diberikan mandat sepenuhnya dalam melakukan proses administrasi peserta Pilkades bebas dari narkoba,” tegasnya.(win)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort