Ogan Ilir

DPD Partai Demokrat Sumsel “GANJAL” PAW Adinul Ikhsan

SUMSELNEWS – Sejak tanggal 15 Maret 2016 sampai denggan  hari ini usulan proses Surat Keputusan  Pengganti Antar Waktu  (PAW) Partai Demokrat Ogan Ilir atas nama Hilmin S.Pd.I dengan Addinul Ikhsan. SE. Ak. MBA. CPAI yang di sampaikan oleh Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) belum di tandatangani Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) .

Terganjalnya penandatanganan SK tersebut tidak ada lain dikarenakan adanya surat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat yang di tandatangani  oleh Wakil Ketua Chairul Madiah dan sekretaris.

Untuk penundaan PAW  Hilmin S.Pd.I dari Kabupaten Ogan Ilir dan  Rizal Priady. SH  Kabupaten Banyuasin  yang di tujukan ke bagian Otonomi Daerah (Otoda) Provinsi Sumsel tertanggal 15 Juli 2016.Hal ini di ungkapkan Adinul di sela-sela Rapat Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab OI, Selasa (26/7)

Selain itu,sebagai Kader Partai berlambang merci Addinul Ikhsan menyayangkan adanya surat tersebut. “Iya,surat itu ada tendensi Keberpihakan. Sebagai Pemimpin yang baik dan Bijak haruslah sama perlakuanya kepada semua kader, terbukti dalam surat yang di layangkan Wakil Ketua ke Otoda Sumsel ada 2 nama Hilmin dan Rizal kenapa SK Rizal sudah di tandatangani Gubernur padahal belum di tandatangani Ketum.Sedangkan SK Hilmin harus menunggu tandatangani Ketum ini yang menjadi ketidak adilan bagi saya. Kenapa?”ungkap Adinul

Ia juga meminta kepada DPD agar  menghormati keputusan hukum yg berlaku. Seperti Keputusan Mahkamah Partai yg sdh incrahk, Keputusan Pengadilan Negeri. Verefikasi KPU dari dr DPRD dan pengantar dari DPC dan Bupati.

“Semua aturan sdh di lalui,kalau kita tdk menghormati hukum dan memaksakan karna jabatan sangatlah tidak elok,” Ujar Addinul

Lebil lanjut adinul tidak meyakini surat yang di tantangani Chairul madiah selaku wakil ketua atas perintah Ketua DPD Partai Demokrat Ishak Mekki.”Insyakallah polemik ini akan selesai dalam waktu satu atau dua minggu,”harapnya

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Chairul Madiah saat di Konfirmasi, membenarkan  terkait surat yang di layangkannya ke Otoda Sumsel dikarenakan Hilmin dari Ogan Ilir dan Rizal dari Banyuasin sedang melakukan banding di Kejaksanaan Agung, maka dari itu dasar DPD untuk menunda PAW ke dua orang tersebut.

“Iya, berdasarkan anggaran dasar Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketum yang berhak untuk melakukan pemberhentian antar waktu, namun hingga sekarang Ketua Umum (SBY -red) dan Sekjen belum menandatangani Sk PAW,”jelas Chairul

Ketika disinggung terkait SK Rizal Priady. SH dari Kabupaten Banyuasin Sudah di tandatangani Gubernur untuk dilaksanakan PAW Chairul menjelaskan apa yang di sampaikan oleh Otoda terkait penandatanganan SK PAW Rizal silahkan saja karna menurutnya itu Hak dari Otoda untuk mengatakannya.

Tapi yang jelas,lanjut Chairul surat tersebut semua sudah sepengetahuan Ketua DPD,karena apa yang di sampaikan kepadanya terkait proses banding yang di lakukan oleh Hilmin dan Rizal itu di ketahui Ketua DPD Ishak Mekky.(win)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort