Bukit Kecil

Pedagang Menggelar Dagangannya Menggunakan Trotoar

Lurah Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Ricky Pratama

SUMSELNEWS-Hampir semua pedagang yang berada di jalan Mujahidin, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, mengelar dagangannya di trotoar, membuat suasana daerah tersebut sesak, kotor dan tidak tertata.

Tatang, warga, mengatakan, untuk mengatasi persoalan banyak pedagang yang menggelar dagangannya menggunakan trotoar, pemerintah harus membuat pos keamanan di jalan Mujahidin.

“Kalau ada Pos keamanan, para pedagang tidak akan berani menggelar dagangannya menggunakan trotoar.  Trotoar itu untuk kami warga ini berjalan. Akibat semua trotoar di gunakan untuk berdagang, maka kami ini tidak lagi bisa menggunakan trotoar,”katanya, Kamis (11/1).

Nada yang sama juga di ungkapkan oleh Erna, warga, mengatakan, para pedagang yang menggelar dagangannya yang menggunakan trotoar bukan di jalan Mujahidin ini saja. Tapi semua pedagang di daerah ini menggunakan trotoar.

“Kalau di tempat ini, semua pedagang menggunakan trotoar. Apalagi di simpang empang jalan Mujahidin, semua pedagang bertumpuk, menggunakan jalan, trotoar, persimpangan. Dan juga para pedagang ini, tidak pernah berkurang, terus bertambah. Apalagi kalau pagi hari, di simpang empat jalan ini, sangat padat pedagangnya. Kita saja sulit untuk melintasi jalan ini, kalau sedang menggunakan kendaraan,”ungkapnya.

Di tempat terpisah, Lurah Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Ricky Pratama, mengatakan, untuk membuat Pos keamanan itu apa kegunaannya. Untuk menghalau pencopet, pemalak, pencuri, itu sudah ada Pos Keamanan.

“Kalau kita membuat pos keamanan itu kegunaannya apa. Untuk menghalau pedagang itu tidak mungkin karena para pedagang itu juga harus mencari penghasilan. Mungkin yang harus di lakukan adalah para instansi terkait, untuk duduk bersama, membicarakan persoalan pedagang ini. Apakah mereka para pedagang ini, harus di relokasi, di pindahkan tempat mereka ini berjualan. Kalau soal di tertibkan itu sudah sering kita tertibkan. Hari ini kita tertibkan besok sudah ada lagi. Karena yang berdagang di sini bukan saja dari penduduk setempat tapi dari berbagai penjuru,”ujarnya. (ajib)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top