Ogan Ilir

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Himaramula Ancam Pindah Ke Kabupaten OKU

SUMSELNEWS – Sebanyak 50 Orang masa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rambang Kuang -Lubuk Keliat (HIMARAMURA), mendesak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) dan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) agar segera memperbaiki jalan yang menghubungkan Kecamatan Rambang Kuang dan Muara Kuang, serta mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk Menganggarkan dana pembangunan jalan penghubung OI-OKU.

Selain itu, massa yang berdomisili di kedua kecamatan tersebut mengancam, jika tidak segera diperbaiki jalan antar kecamatan dan jalan penghubung OI-OKU, mereka sepakat akan memilih menjadi warga OKU dan meninggal Kartu Tanda Penduduk Kabupaten Ogan Ilir, ini di sampaikan Dede Adi Putra Pratama selaku Koordinator Aksi rombongan saat Orasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir,Selasa (24/5).

“Jika tuntutan kami tidak di penuhi, kami sudah sepakat untuk pindah ke Kabupaten OKU,Karna untuk mengangkat hasil bumi saja tidak bisa lagi dengan kondisi jalan seperti Kubangan Kerbau,”katanya

Dia juga menilai,bahkan sejak berpisahnya dengan Kabupaten OKI sepuluh tahun yang lalu. Kecamatan Lubuk Keliat, muara Kuang dan Rambang Kuang ditambah jalan penghubung OI-OKU sepanjang 30 Km sangat memperhatikan kondisinya semakin parah, sudah sangat darurat, demi berlangsungnya transportasi masyarakat yang mengeluarkan hasil bumi tiga kecamatan tersebut.

“Saya berharap kepada Pihak terkait, seperti dari Eksekutif dan Legislatif, agar bersungguh-sungguh untuk menyelesaikan permasalahan jalan ini,jangan hanya retorika dan janji belakah,yang kami harapkan perbaikan jalan segera dilakukan baik dari Pihak Kabupaten OI dan Provinsi Sumatera Selatan,”ujarnya

Senada di sampaikan Ari Setiawan selaku ketua Umum Himaramula, Ia kecewa atas janji-janji politik yang di berikan pada saat kampanye, baik pasangan Bupati dan Gubernur. Karna sampai saat ini tidak adanya perhatian penuh untuk tiga kecamatan tersebut.

“Iya,tiga kecamatan ini termasuk penghasil APBD terbesar dari kecamatan lain, baik dari Migas,Pertanian, perkebunan bahkan galian C Pasir,jadi sangat ironis jika jalan yang sudah menghasilkan PAD untuk kabupaten masih seperti Kubangan,”tegasnya

Sementara itu,baik dari pihak Pemerintah dan DPRD sepakat akan pokus menyelesaikan masalah jalan tersebut, mereka siap memfasilitasi Massa untuk ke Provinsi Sumatra Selatan, guna mendapatkan kepastian yang tegas, terkait perbaikan jalan penghubung Kabupaten.

“Kita sudah membahas masalah jalan ini dengan pihak terkait yaitu PU Bina Marga Kab OI ,jauh sebelum aksi ini berjalan,kami sudah membahaanya . Hasil dari pertemuan tersebut di sepakati akan ada eksen yaitu perbaikan  sementara oleh pihak PU BM OI selagi menunggu proses penenderan proyek yang di adakan pihak Kabupaten,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Kab OI Kanovrianri Rasid

Bahkan dia dan Wakil rakyat dari Dapil 5 akan mengawal hingga pekerjaan tersebut di laksanakan. “saya tidak sendiri disini, ada Perwakilan kalian yang akan membantu saya untuk memperjuangkan aspirasi,”pungkasnya

Setelah berjalan sekitar satu Kilo dari gedung DPRD menuju gedung Bupati Ogan Ilir, Masa yang dikawal oleh pihak Polres OI bertemu langsung dengan Sekda Kab OI Herman SH dan kepala Dinas PU BM OI.Dalam kesempatan tersebut Sekda sangat mendukung apa yang menjadi tuntutan masa,dan berjanji akan memfasilitasi hingga ke Provinsi Sumatera Selatan.

“Untuk ke Provinsi saya akan saya tunjuk langsung Kepala Bapeda Untuk menemani kalian,sebab baik secara lisan atau tertulis kami dari pihak pemerintah selalu menyampaikan pada pak Gubernur melalui Dinas terkait, namun untuk kepuasan hati hari ini, kita akan kawal terkait perbaikan jalan penghubung Kabupaten,”pungkasnya

Ditambahkan Muhksin Abdullah Kepala Dinas PU BM terkait jalan Kabupaten sebagian sudah di perbaiki namun belum maksimal,agar kiranya untuk masyarakat dapat bersabar selain kekurangan Alat Berat proses tender masih berjalan. “Dana tersebut sudah di anggarkan, namun sekarang sedang dalam proses tender, insyakallah dalam jangka dua bulan ini sudah bekerja,”singkatnya (win)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top