Ruang Sidang

Dahlan Kadir: Ada Pelanggaran KUHAP Dalam Pemanggilan Terdakwa

PALEMBANG- Dalam menanggapi Eksepsi Kuasa Hukum, Adib Qodaryanta,SP, yang menyatakan surat dakwaan jaksa tidak jelas dan kabur. JPU Kejari Sekayu, Guntoro Jajang menyampaikan bahwa surat dakwaannya telah sesuai dengan Pasal 143 KUHAP, tidak kabur dan sudah jelas.

Bahkan menurut Guntoro, Eksepsi terdakwalah yang harusnya ditolak, karena eksepsi tersebut telah masuk pokok materi praperadilan bukan memuat materi eksepsi sebagaiman diatur dalam pasal 156 ayat 1 KUHAP

“Intinya kita menyampaikan meminta majelis hakim untuk menolak eksepsi terdakwa, karena eksepsinya telah melewati koridor, oleh karenanya kami meminta agar melanjutkan persidangan untuk memeriksa pokok perkara (bukti dan saksi)” ujar Guntoro, saat ditemui seusai persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor pada Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Palembang, Kamis (11/2).

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Dahlan Kadir, Tito Dalkuci, M Rizki Saiman Dkk, saat dimintai tanggapan terkait jawaban dari penyidik (Jaksa), menyampaikan bahwa  didalam pasal 156 KUHAP mengatur tigal hal, untuk menyampaikan kewenangan mengadili, surat dakwaan tidak dapat diterima dan surat dakwaan dibatalkan. Menurut Dahlan kadir bahwa surat dakwaan yang penyidik dibuat dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP). BAP itu sendiri dibuat karena ada surat perintah penyidikan (Sprin), nah persoalannya dalam perkara ini ada dua sprin.

“Setiap perkara satu print, kalau ada dua itu bias (Kabur), nah kami mempertanyakan sprint yang pertama,dengan adanya sprin yang kedua” Terang Dahlan Kadir.

Lanjut Dahlan Kadir, dalam pemanggilan terdakwa untuk menghadap penyidik juga jelas melanggar Pasal 227 KUHAP, dimana surat pemanggilan tersebut baru diterima terdakwa pada hari yang sama untuk menghadap penyidik.

“Surat pemanggilan terhadap terdakwa tanggal 22 Januari 2016 untuk hadir pada hari selasa tanggal 26 Januari 2016, Pukul 09.00 WIB. Namun surat pemanggilan ini baru diterima oleh terdakwa pada tanggal 26 Januari 2016 pukul 09.30 wib, artinya pemanggilan ini telah melampaui batas atas ketentuan pasal 227 KUHAP” tegas Dahlan Kadir.

Oleh karenanya, Dahlan Menambahkan bahwa pihaknya tetap mengharapkan majelis hakim untuk membatalakn surat dakwaan jaksa, karena adanya pelanggaran KUHAP

“Intinya kami tetap meminta majelis membatalkan surat dakwaan jaksa” pungkasnya. (Iir)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top