Baturaja

Diduga Dimarahi Orang Tua, Pelajar SMK Gantung Diri

Baturaja – Randi bin Abdul Koni (18) warga Dusun IV Desa Kepayang Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan yang masih tercatat sebagai siswa SMK N 3 OKU, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Sontak warga setempat di gegerkan dengan beredarnya kabar tersebut.

Menurut Sepriadi bin Sarbi (20) tetangga dan juga keluarga korban warga Desa yang sama , saat dia datang ke rumah korban untuk menjual buah sawit, namun setelah di panggil – panggil dari luar tidak ada yang menyahut.

“Kejadianya sekitar pukul 11. 00 wib, Karena rumah tidak terkunci, saya langsung masuk mencari – cari orang di dalam, kemudian melihat korban sudah tergantung di dalam kamar dengan menggunakan tali nilon,”terang Sepriadi pada Sabtu siang (16/1).

Selanjutnya Sepriadi menjelaskan, sebelum kejadian, 3 hari yang lalu, korban mengalami kecelakaan jatuh dari motor, dan mengalami luka ringan, motornya pun rusak.

“Akibat kejadian itu, korban dimarahi orang tuanya karena motor rusak, entah kenapa dia bisa berfikir untuk mengakhiri hidup dengan cara seperti ini,” jelasnya.

Disisi lain, Kepala Desa Kepayang Sobari menambahkan, saat kejadian, kedua orang tua korban sedang tidak berada dirumah (Ke kebun red), sedangkan saudaranya yang lain, ada yang bekerja, dan kesekolah.

“Kebetulan hari ini dia sendiri yang dirumah, memang beberpa hari lalu korban mengalami kecalakaan motor, saya juga tidak menyangka dia (korban red) akan bunuh diri,” imbuhnya Kades yang akrab di sapa Barik.

Terpisah, sementara itu Kapolres OKU AKBP Dover Christian, SIK MH melalui Kapolsek Peninjauan AKP Syafaruddin, SH didampingi Kanit Intel Bripka Hadi Suhendro saat di konfirmasi, membenarkan kejadian tersebut.

“Kesepakatan keluarga tidak akan menuntut  dan korban langsung di makamkan,” tukasnya.(Rud)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top