Ogan Ilir

Aprizal Hasyim: Siapkan Lokasi Pemilihan Guna Menampung 400 KK Transmigrasi

Ogan Ilir – Tahun 2016 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ogan Ilir (OI) targetkan 400 Kepala kelurga untuk di lokasi Pemukiman Transmigrasi Baru (UPTB) Muara Kuang , hal ini di sampaikan Oleh Kepala Disnakertrans Kab OI Aprizal Hasyim di ruang kerjanya, Rabu (27/1)

Menjadi Fokus Bagi Disnakertrans untuk membangun sejumlah sarana dan prasarana baik di UPTB Muara Kuang dan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rambutan Kecamatan Indralaya Utara OI.

“iya,untuk pembangunan sarana dan prasarana bersumber dari dana APBN itu meliputi pengerasan jalan, perbaikan jembatan lama hingga kelengkapan lainnya,sedangkan Usulan pembangunan UPTB tersebut   bertujuan membuka akses baru yang selama ini terisolir sekaligus melakukan pembinaan terhadap para transmigran yang ada,”ungkapnya

Selain itu, Penempatan para transmigran ini, kata dia, akan dilakukan secara bertahap tiap tahunnya sampai target sekitar 400 transmigran terpenuhi.

“Tahun ini kami menyiapkan formula baru yakni pembangunan UPTB di Desa Muara Kuang ke Kementerian Transmigrasi. Kami siapkan lokasinya. Soal transmigran mana yang akan ditempatkan di OI, semua tergantung dari Kementerian Transmigrasi,”ujarnya.

Pada tahap awal, lanjut dia, pihaknya akan menempatkan transmigran sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) di Desa Muara Kuang. Para transmigran tersebut berasal dari transmigran lokal maupun luar OI dengan persentase 60% lokal dan 40% luar OI.

Tidak hanya itu,lanjut dia,untuk pembangunan sarana dan prasarana akan dipusatkan di KTM Rambutan. Dengan adanya pembangunan itu diharapkan dapat semakin memudahkan masyarakat dalam menjalakan aktivitas sehari-hari

“Untuk saat ini pembangunan di KTM mengunakan dana APBN. Menginggat keterbatasan anggaran yang dimiliki. Namun tidak menutup kemungkinan ada beberapa pembangunan yang akan menggunakan APBD,”tuturnya.(Win)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top