Gandus

Lokasi Wisata Menjadi Tempat Berkumpul Remaja untuk Tauran

Lurah Karang Anyar, Drs. Faizal Arpani

SUMSELNEWS-Tiap hari Sabtu, malam Minggu, para remaja duduk hingga larut malam dan setelah itu terjadi tauran di lokasi taman wisata yang sedang di bangun oleh Dinas Pariwisata Sumatera Selatan, di jalan Syakhiyakirti, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang.

Siti, warga, mengatakan, semenjak adanya pembuatan lokasi untuk wisata malam, setiap malam Minggu terjadi tauran. Karena di lokasi yang sedang di bangun banyak anak remaja yang nongkrong dan setelah itu terjadi keributan.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membangun lokasi yang sebelumnya  tempat Kambing dan Sapi bermain, menjadi tempat wisata. Yang dulunya banyak rumputnya dan sekarang sudah di semen, sangat bagus sekali. Tapi, sangat di sayangkan, tempat itu, menjadi tempat anak-anak tanggung ini berkumpul pada malam Minggu dan setelah itu, membuat keributan dan ternyata mereka tauran. Kami minta kepada aparat keamanan untuk berjaga dan berpatroli pada malam Minggu. Berpatrolinya jangan hanya sekali saja. Karena setelah mobil Polisi berpatroli itu sudah tidak ada lagi, mereka berkumpul kembali. Nah, kami minta setelah melintasi jalan tersebut, itu kira-kira beberapa menit di ulang kembali. Kalau terus-terusan seperti itu, mudah-mudahan mereka ini kapok untuk berkumpul dan membuat tauran,”katanya, Jumat (12/1).

Di tempat terpisah, Lurah Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Drs. Faizal Arpani, mengatakan, bangunan yang di buat untuk wisata kuliner itu, tanah Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang di kelolah oleh Dinas Pariwisata Sumatera Selatan. Bangunan yang di buat itu bagus sekali. Karena tidak ada lagi rumputnya, tidak ada lagi rumah liar, tidak ada lagi hewan ternak bermain di lahan tersebut. Namun, sayangnya bangunan tersebut sepertinya belum selesai.

“Bangunan taman wisata itu memang sudah harus di selesaikan. Karena lokasi tersebut belum selesai, belum bisa masyarakat dapat menikmatinya. Lah kepalang selesaikanlah nian pembuangan taman tersebut. Kalau sudah selesai, bangunan tersebut itu ada bentunya. Tapi untuk sekarang ini belum ada bentuknya. Juga kalau bisa di lokasi ini di bangun Pos Keamanan, karena banyak laporan masyarakat, tiap malam Minggu lokasi taman ini menjadi tempat remaja nongkrong dan setelah itu membuat keributan dan tauran. Juga di tambah lampu penerangan, biar kelihatan,”ujarnya. (ajib)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort