Kriminal

“Jaka Tingkir” Keok Dicokok Petugas

MUSIRAWAS- Berakhir sudah petualangan Jaka Tingkir yang sudah malang melintang sebagai Bandar sabu di wilayah oprasinya STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas, Selasa 09/2 sekira Pukul 17.30 wib di jalan Lintas Sumatera Kecamatan STL Ulu Terawas, Timsus Narkoba Bersama Satnarkoba Polres Musirawas berhasil menangkap pelaku yang diduga sebagai bandar sabu di kecamatan tersebut.

Diketahui salah seorang warga bernama Jaka Tingkir (22) dari tangan pelaku didapat barang bukti yang di duga sabu sebanyak 7 paket kecil seharga Rp 300.000 perplastik, 1 kantong sabu berukuran sedang, seharga Rp 2.500.000.-, 1 unit timbangan digitalisasi, uang tunai sejumlah Rp 500.000.-, 4 bal plastik klip kosong, 1 buah pirex, 1 dompet kecil, 1 buah korek api, 1 buah alat scop, 1 buah pirex.

Saat hendak diamankan dirumahnya pelaku sempat hendak melarikan diri, terjadi kejar mengejar antara petugas dan pelaku namun pelaku berhasil diamankan, saat digeledah petugas menemukan paket kecil yang diduga sabu. Akhirnya petugas menggeledah rumahnya,  petugas tidak berhasil menemukan barang bukti tersebut, namun setelah diajak bernegosiasi akhirnya pelaku mau menunjukan tempat dimana dirinya menyimpan banrang haram tersebut.

Berjauhan dari tempat tinggalnya disebuah kebun yang diakui milik pelaku, petugas berhasil mengumpulkan barang bukti, terlihat gubuk tersebut merupakan tempat dimana penikmat sabu dapat menikmati barang haram tersebut, gubuk tersebut berukuran 2 X 3 m. Selanjutnya petugas membawa pelaku dan barang bukti yang diduga sabu untun ditindak lanjuti penyelidikannya.

Sementara itu, menurut kapolres Musiraweas AKBP Hermasyah melalui Kasat narkoba Polres Musirawas AKP Farliamzon, saat ditemui di ruangan kerjanya membenarkan terkait penangkapan pelaku pengedar Narkotika.

“Pelaku kita amankan dengan barang bukti, pelaku yang bernama Jaka Tingkir kita tangkap saat hendak lari menghindari petugas, pelaku sudah menjadi target operasi kita, dulu pernah kita adakan penggerbekan namun pelaku berhasil melarikan diri, pelaku kita ancam dengan hukuman maksimal 4 tahun karna sudah melanggar pasal uu KUHP No 114,” tegasnya.

Menurut Jaka Tinggkir, dirinya mengakui kalau selama ini memang menjual barang haram tersebut.

“Aku dulu makek pak, namun akhirnyo aku dak sanggup beli lagi, tepakso aku bejualan agar aku jugo biso makek, barang itu aku jual sehari aku biso dapat duit 700.000 perhari sementaro modal aku 2.500 ribu per 2 jie sabu yang aku beli,” jawabnya kepada awak media.

Dirinya juga mengakui kalau barang tersebut didapat dari rekannya yang berinisial A diwilayah Kabupaten Musirawas Utara, pungkasnya. (red)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort