Beranda Sumsel Prabumulih Nama SBY Kena Fitnah, DPC Demokrat Meradang

Nama SBY Kena Fitnah, DPC Demokrat Meradang

0

PRABUMULIH, SUMSELNEWS.COM – Nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), disebut terlibat dalam kaitannya kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) oleh pengacara Setya Novanto (Setnov), Firman Wijaya SH membuat setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat meradang.

Termasuk, DPC Partai Demokrat Prabumulih yang menyebutkan, kalau tuduhan tersebut salah kaprah dan tidak berdasar.

Ketua DPC Partai Demokrat, H Kesuma Irawan SH mendukung langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengadukan pengacara Setnov tersebut ke Bareskrim Polri.
“Adanya isu itu, sangat merugikan Demokrat dan Ketua Umum sendiri. Apalagi, kita ketahui saat ini merupakan tahun politik mendekati Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019. Sudah jelas itu sebuah konstelasi politik terhadap partai kita,” tukas Iwan sapaan akrabnya meradang ketika dibincangi koran ini di Kantor DPC Partai Demokrat, kemarin (7/2).

Ungkapnya, semua kader Demokrat Prabumulih berharap proses hukum yang diambil Ketua Umum Partai Demokrat bisa berjalan sesuai tatanan. Dan, seluruh kader Demokrat akan merapatkan barisan untuk mengawal nama baik mantan Presiden RI ke-6 tersebut.
“DPC Prabumulih mendukung keputusan DPP, menempuh langkah hukum untuk membersihkan nama Ketua Umum Partai Demokrat dari fitnah tersebut,” ujarnya didampingi Sekretaris, Riyan Bagaskara dan Bendahara, Fitri Yuliyanti dan beberapa pengurus.

Lanjutnya, pernyataan pengacara Setnov tersebut sudah membuat kesimpulan yang menyesatkan. Dan, disampaikan bersifat menuduh dan tanpa bukti yang akurat. Sehingga, apa yang disampaikan tersebut bulat sekedar fitnah. Tetapi, juga pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter.
“Kita sendiri menanggapi serius pernyataan tersebut, dan sangat penting dilakukan mengingat nama baik Ketua Umum Partai Demokrat,” tukasnya. (Bakron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here