Gandus

Normalisasi Sungai Jong

Lurah Karang Anyar, Drs. Faizal Arpani

SUMSELNEWS-Aliran Sungai Jong, yang berada di Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, di penuhi dengan Rumput Gajah dan Eceng Gondok, menjadi tempat hewas buas bermukim, Jumat (5/1).

Eko, warga, mengatakan, aliran Sungai Jong ini mengalir ke Situs Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS). Masuknya Eceng Gondok ini ke sungai dari aliran Sungai Musi. Pernah di bersihkan oleh Pemerintah. Dan sekarang tidak di bersihkan lagi, membuat aliran Sungai Jong ini menjadi rimbun, tempat hewan buas bermain.

“Beberapa bulan yang lalu, itu ada sekumpulan Guru yang membersihkan aliran Sungai Jong ini. Tapi itu sudah lama. Eceng Gondok ini kalau di biarkan begitu saja, cepat membesar dan beranak-pinak. Karena tidak pernah di bersihkan lagi, makanya tempat ini menjadi rimbun. Banyak hewan buas bermain di tempat ini, seperti Biawak dan Ular. Tempat ini menjadi tempat semak-belukar. Kalau ada Ayam bermain di tempat ini, pasti tidak akan kembali lagi. Kita minta kepada Pemerintah untuk membersihkan aliran sungai ini dari Eceng Gondok dan Rumput Gajah ini,”katanya.

Di temui terpisah, Kasi Trantib Kelurahan Karang Anyar, Andi Wijaya, SH, M,SI, mengatakan, aliran Sungai Jong ini berada di tanah Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel). Masuknya Eceng Gondok ini dari arus Sungai Musi.

“Semenjak saya bertugas di Kelurahan Karang Anyar selama enam bulan ini, belum pernah saya melihat aliran sungai ini di bersihkan. Tapi kita tidak tahu, mungkin sebelum saya bertugas di sini, pernah di bersihkan. Memang tempat ini menjadi serut, seperti hutan yang lebat. Untung saja, di lingkungan kantor kita ini, tidak ada warga yang berternak Ayam atau Bebek. Kalau ada habis hewan ini di makan oleh Biawak dan Ular,”ungkapnya.

Sedangkan menurut Lurah Karang Anyar, Drs. Faizal Arpani, mengatakan, untuk mengatasi persoalan Aliran Sungai Jong yang penuh dengan Eceng Gondok dan Rumput Gajah, Pemprov Sumsel harus membersihkan dengan menormalisasi sungai yang menggunakan mesin Eksavator. Karena untuk di kerjakan oleh petugas biasa itu sulit untuk di bersihkan seperti sedia kala.

“Kalau sudah rimbun seperti ini, sulit tenaga manusia untuk membersihkannya. Tapi kalau memakai alat semua tumbuhan air ini akan cepat bersihnya. Juga aliran Sungai Jong ini sepertinya sudah dangkal. Dan harus di lakukan pengerukan. Memang di daerah seperti itu, Biawak dan Ular paling senang bermain dan bermukim. Tempatnya memang cocok untuk hewan-hewan tersebut. Kita meminta kepada dinas terkait untuk menormalisasi Aliran Sungai Jong ini. Karena aliran sungai ini langsung menuju ke Situs TPKS,”ujarnya. (ajib)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort