Bengkulu

Delapan Tahun Menderita, Korban Penembakan Buka Suara

BENGKULU- Dua korban yang diduga korban penganiayaan berat yang dilakukan oleh Novel Baswedan akhirnya bersuara setelah selama delapan tahun menyimpan peluru yang diduga ditembakkan Novel Baswedan pada 2004 silam.

Irwansyah Siregar dan Dedi Nuryadi yang juga pelaku pencurian sarang burung walet pada 2004 silam mengatakan kronologis kejadian yang menyebabkan dirinya mengalami cacat permanen pada kakinya.

“Kan saya ditembak, saya tidak melarikan diri, saat dia menembak kaki saya, jadi tolong bertanggung jawab. Jangan cuma bisa menagkap saja, lagi pula bukti-bukti sudah ada, jadi secara gentelman lah, jangan taunya nangkap aja, ini sedikit-sedikit nangkap, kalau ditangkap ya tanggung jawab, eh giliran ditangkap malah mengelak, padahal kan sudah terbukti,” ujar Irwansyah ditemui dikantor pengacaranya, Yuliswan, Rabu (03/02/2016).

Irwansyah dan Dedi juga mengatakan bahwa dirinya mengaharapkan agar Novel diberikan hukuman yang setimpal atas perbuatannya tersebut.

“Ya saya meminta agar hukuman yang diberikan sesuai dengan pasal-pasal yang dikenakan, saya diperlakukan seperti bukan manusia, saya disentrum, saya ditembak, tidak manusiawi yang saya dapatkan, delapan tahun saya menahan sakit akibat peluru ini, dan tahun 2012 peluru ini baru dikeluarkan,” keluh Irwansyah. (Rahmad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort